Memahami + Menyusun Struktur dan Kebahasahan Teks Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi merupakan teks laporan yang memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria. Teks laporan hasil observasi bertujuan untuk memaparkan informasi atau fakta-fakta mengenai suatu objek tertentu secara jelas. Ciri umum teks laporan hasil observasi di antaranya bersifat objektif dan tidak memihak, harus ditulis berdasarkan fakta yang terjadi pada saat pengamatan, serta ditulis secara lengkap dan sempurna.


Struktur Teks Hasil Obeservasi

Teks laporan hasil observasi adalah gaya teks yang digunakan khusus untuk melaporkan hasil observasi secara sistematik atau teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu berupa hasil pengamatar (observasi). Teks laporan hasil observasi harus disusun dengan menggunakan bahasa yang jelas, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami. Struktur teks laporan hasil observasi sebagai berikut.

a. Pernyataan Umum atau Klasifikasi
Penyataan umum atau klasifikasi berisi tentang informasi dasar mengenai hasil pengamatan yang telah dilakukan.

b. Anggota (Aspek yang Dilaporkan)
Anggota berisi penjelasan yang mendetail tentang jalannya penelitia.

Memahami Unsur Kebahasaan

Unsur kebahasaan yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi sebagai berikut.

a. Adanya Frasa/Kelompok Kata

Frasa atau frase merupakan sebuah makna linguistik. Lebih tepatnya, frasa merupakan satuan
inguistik yang lebih besar daripada kata dan lebih kecil daripada klausa dan kalimat. Frasa meru
pakan kumpulan kata nonpredikafif. Artinya, frasa tidak memiliki predikat dalam strukturnya. Hal
tersebut yang membedakan frasa dari klausa dan kalimat

b. Adanya Konjungsi Dan, Tetapi

Konungsi atau kata sambung adalah kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan
atau kalimat-kalimat, dan sebagainya, serta tidak untuk tujuan atau maksud lain. Konjungsi tidak dihubung Kan dengan objek, konjungsi tidak menerangkan kata, konjungsi hanya menghubungkan kata-kata atau Kalimat-kalimat, dan sebagainya. Oleh karena itu, kata yang sama dapat berperan sebagai preposisi alam bagian yang satu, adverb dalam bagian yang lain, atau konjungsi dalam bagian yang lain pula

c. Kalimat Simpleks

Kalimat simpleks, yaitu kalimat yang hanya terdiri dari satu struktur dengan satu verba utama. Dengan kata lain, kalimat simpleks adalah kalimat sederhana. Contoh: Tumbuh-tumbuhan tergolong ke dalam makhluk hidup.

d. Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks yaitu kalimat yang terdiri atas dua struktur atau lebih dengan dua verba atau lebih. Contoh: Febri membeli mobil baru karena dia banyak uang.

e. Kata Kerja atau Verba

Verba atau kata kerja adalah kelas kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Jenis kata ini blasanya menjadi predikat dalam suatu frasa atau kalimat. Contoh: Kata kerja di antaranya menulis, menyapu, mencuci, dan lain-lain.

f. Kata Benda atau Nomina

Nomina atau kata benda adalah kelas kata yang menyatakan kata benda dan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Contoh: Kata benda di antaranya buku, pensil, penghapus, dan lain-lain.

g. Menggunakan Berbagai Istilah

Istlah ialah kata atau gabungan kata yang dengan cemat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat khas dalam bidang tertentu. Contoh: Istilah misalnya ekspor, impor, dan lain-lain.

h. Persamaan Kata atau Sinonim

Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda, namun memliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinonim dapat disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata. Contoh: sinonim pandai adalah pintar

i. Lawan Kata atau Antonim

Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata. Contoh: Lawan kata pandai adalah bodoh.

Menyusun Teks Hasil Observasi

Teks laporan memilki struktur yang terdini atas pemyataan umum atau kdasifikasi anggota atau aspek yang dilaporkan. Dalam menata struktur teks laporan terlebih dahulu harus dilihat struktur pembangun dari teks tersebut Sebelumnya, teks harus dibaca secara keseluruhan agar kamu mengetahui bagian yang merupakan kiasitkasi dan bagian dani aspek-aspek yang dilaporkan. Benkut merupakan cara menyusun teks hasil observasi.

a. Membuat Deskripsi

Membuat deskripsi mengenai teks laporan hasil observasi sangat mudah jika mengetahuitujuan dan hal-hal yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi. Kamu harus dapat membuat pembaca seakan dapat melihat, mendengar, atau merasakan objek yang digambarkan dalam deskripsi tersebut.

b. Mengidentifikasi lde Pokok

Dalam sebuah deskripsi terdapat suatu ide pokok yang mendasarinya. Cara menemukan Ide pokok/gagasan, yaitu dengan membuat tujuan pembaca, menentukan informasi fokus, dan menemukan ide pokok/gagasan.

c. Menulis Teks Laporan Hasil Observasi

Terdapat syarat dalam menyusun teks laporan hasil observasi, antara lain harus lengkap, informatif, dan tidak berisi kesimpulan. Langkah-langkah menulis teks laporan hasil observasi antara lain membuat judul teks laporan berdasarkan objek yang sedang diamati, membuat kerangka karangan, mengembangkan ide-ide yang ada di dalam kerangka karangan disertai dengan penjelasan-penjelasan pendukung berdasarkan hasil pengamatan, serta membuaht kesimpulan
Pras Pratama Tv maven. Hardcore analyst. Pop culture scholar. Writer. Zombieaholic. Prone to fits of apathy. Problem solver. Food lover. Gamer. Music expert.

Belum ada Komentar untuk "Memahami + Menyusun Struktur dan Kebahasahan Teks Hasil Observasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel