Mengindentifikasi, Menanggapi dan Mengolah Teks Hasil Obeservasi

Teks merupakan sebuah gabungan dari kalimat kalimat yang membentuk suatu makna yang memiliki arti. Teks terdiri atas beberapa jenis, salah satunya adalah teks laporan hasil observasi. Teks laporan hasil observasi memiliki ciri yang khusus. Membuat teks laporan hasil observasi sangat mudah jika mengetahui langkah-langkah dalam penyusunannya.

Teks tersebut sangat berguna untuk melaporkan suatu hal yang kurang diperhatikan menjadi patut untuk diperhatikan, misalnya buku pengetahuan. Buku pengetahuan merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dibahas.


Mengidentifikasi informasi Teks Hasil Obeservasi

Istilah observasi berasal dari bahasa Latin yang berarti "melihat dan 'memperhatikan 1stilah observasi
diarahkan padakegiatan memerhatikan secara akurat, mencatat fenomena yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antaraspek dalam fenomena tersebut.

Mengenal Teks Hasil Observasi Buku limu Pengetahuan

Laporan merupakan keterangan atau informasi tentang suatu keadaan atau suatu kegiatan berdasarkan
fakta. Fakta yang dilaporkan berdasarkan keadaan objektif yang dialami sendiri seorang pelapor (dilihat, didengar, atau dirasakan sendiri) ketika seorang pelapor melakukan kegiatan.

Adapun laporan hasil penelitian adalah proses pengaturan dan pengelompokan secara sistematis tentang informasi suatu kegiatan berdasarkan fakta melalui usaha pikiran peneliti dalam mengolah dan menganalisis objek atau topik penelitian. Pengolahan data dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis sehingga memunculkan prinsip-prinsip umum atau teori.

Menanggapi Hasil Teks Observasi

Laporan merupakan alat pemberitahuan atau pertanggungjawaban dari suatu tim kerja yang disusun secara lengkap, sistematis, dan kronologis. Laporan merupakan suatu keterangan mengenai suatu peristiwa atau perihal yang ditulis berdasarkan berbagai data, fakta, dan keterangan yang melingkupi peristiwa atau perihal tersebut.

Laporan mengenai peristiwa etau perihal yang bersifat penting atau resmi biasanya disampaikan dalam bentuk tulisan. Selain dianalisis, laporan juga perlu ditanggapi. Tanggapan terhadap sebuah laporan dapat disampaikan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, tanggapan atau pendapat, dan dapat pula berupa masukan-masukan. Tanggapan yang diberikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a. Pengajuan Pertanyaan

Setelah laporan disampaikan, ajukan pertanyaan-pertanyaan yang bekaitan dengan laporan tersebut Pertanyaan yang diajukan dapat berpedoman kata tanya kapan, di mana, siapa, apa, bagaimana, atau mengapa.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut lebih sering dikemal dengan 5W+1H. Dengan berpedoman pada kata tanya tersebut, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan akan lebih lengkap sehingga akan diperoleh gambaran yang menyeluruh seputar laporan perjalanan tersebut.

b. Pemberian Masukan

Ada kalanya laporan yang disampaikan secara lisan tersebut terdapat hal-hal yang kurang logis, kurang lengkap, atau kurang sempurna. Agar laporan tersebut menjadi logis, lengkap, dan sempurna perlu dibenkan masukan-masukan berupa ide-ide kreatif atau solusi.

Masukan hendaknya bersifat positif dan membangun. Kamu dapat menyampaikan masukan dengan bahasa yang santun dan komunikatif sehingga pelapor menyadari kelemahan atau kekurangan laporan perjalanan yang disampaikan.

Mengolah Data Teks Laporan

Dalam penelitian observasi dapat dilakukan dengan tes, kuisioner, rekaman gambar, dan rekaman suara. Observasi yang paling efektif dilakukan dengan cara melengkapinya dengan pedoman pengamatan seperti format atau blangko pengamatan. Observasi adalah bagian dalam penelitian berbagai disiplin ilmu, baik ilmu eksakta maupun ilmu-ilmu sosial.

Observasi berlangsung dalam konteks laboratorium atau disebut eksperimental ataupun konteks alamiah. Pengamatan atau observasi bertujuan untuk mendapatkan data tentang suatu masalah. Observasi dapat dilakukan secara individu ataupun kelompok. Seorang konselor dapat memahami subjek setelah melakukan analisis data berdasarkan fakta yang diperoleh dari kegiatan observasi.

Dalam observasi, terdapat alat pencatat observasi, yaitu catatan anekdot. Catatan anekdot adalah alat pencatat pengamatan yang digunakan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan secara objektif tingkah laku yang ditampilkan dan ucapan yang didengar pada situasi tertentu apa adanya, Keuntungan penggunaan catatan anekdot sebagai berikut.
  • Deskripsi tingkah laku dari individu yang diamati akan membantu observer memahami individu.
  • Deskripsi yang akurat tentang tingkah laku individu menghindarkan observer melakukan penilaian dan generalisasi tanpa fakta dan data.

Menginterpretasi Teks Laporan

Karakteristik laporan dapat clilihat berdasarkan jenis laporan tersebut. Utamanya, pada penggunaan bahasa. Berikut langkah-langkah dalam menginterprestasi teks laporan.
  • Memiliki topik.
  • Menentukan metode penelitian.
  • Memnbangun pertanyaan analitik.
  • Merencanakan sesi pengumpulan data dengan cemat
  • Menulis sebanyak mungkin komentar informan atas ide yang peneliti hasilkan berdasarkan temuan penelitian
  • Menilai seberapa akurat dan objektif data yang diambil dari para informan.
  • Mulai bereksplorasi pada kajian literatur ketika peneliti berada di lapangan.
  • Bermain dengan metafora, analogi, dan konsep
  • Menggunakan alat-alat visual seperti grafk dan chart, misalnya tabel, matrik, dan diagram.
Pras Pratama Tv maven. Hardcore analyst. Pop culture scholar. Writer. Zombieaholic. Prone to fits of apathy. Problem solver. Food lover. Gamer. Music expert.

Belum ada Komentar untuk "Mengindentifikasi, Menanggapi dan Mengolah Teks Hasil Obeservasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel