Peranan Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan dan Faktor Kelangkaan Ekonomi

Setiap wilayah yang ada di Indonesia memiliki kekayaan dan potensi alam yang berbeda. Sumber daya yang tidak merata antarwilayah menimbulkan kelangkaan komoditas tertentu di suatu wilayah. Kelangkaan dapat terjadi karena sumber daya yang tersedia tidak sebanding dengan kebutuhan. Tidak terpenuhinya kebutuhan manusia berarti munculnya masalah pemenuhan kebutuhan yang disebut masalah ekonomi.

Kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemenuhan kebutuhan terbatas itu menimbulkan munculnya masalah ekonomi, karena adanya barang dan jasa yang sangat terbatas keberadaannya. Untuk mengatasi kelangkaan, diperlukan kegiatan ekonomi yang menunjangnya. Dalam kegiatan untuk memenuni Kebutuhan ekonomi diperiukan kreativitas dalam kegiatan ekonomi agar mampu menyediakan Darang keoutunan dengan Dalk dem Kesejahteraan manusia.

Kelangkaan Sebagai Permasalahan Ekonomi

Pengertian Kelangkaan

Manusia selalu berusaha untuk memperoleh barang atau jasa dalam upaya memenuni kebutuhannya. Hal ini terjadi karena adanya Kelangkaan sumber daya ekonomi. Kelangkaan adalah keadaan yang menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Kelangkaan

  • Keterbatasan Sumber daya alam.
  • Keterbatasan kemampuan produkSi barang.
  • Sifat manusia selalu merasa kurang puas.
  • Pertambahan penduduk yang cepat.
  • Perkembangan imu pengetahuan dan teknologi
  • Terjadi bencana alam.
Untuk mengatasi masalah kelangkaan maka perlu belajar ilmu ekonomi. Ekonomi berasal dan bahasa Yunani "Oikonomia" yang berarti rumah tangga. Oikonomia terdiri dari dua kata oIkos dan nomos, Oikos artinya rumah tangga dan nomos artinya aturan. Jadi, kata ekonomi berarti aturan rumah tangga atau ilmu yang mengatur rumah tangga.

Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi dan Makhluk Sosial Dalam Memenuhi Kebutuhan

Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Manusia sebagai makhluk ekonomi (homo economicus), karena manusia sepanjang hidupnya selalu memiliki kebutunan dan berusaha untuk memenuhinya. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia Uaak pernan merasa puas. Mengapa tidak pernah merasa puas?

Manusia tidak pernah puas, hal itu terbukti setelah kebutuhan yang satu terpenuhi, akan muncul kebutuhan yang lain. conton: mula-mula manusia ingin punya sepeda, setelah memiliki sepeda kemudlan ingin punya motor, dan setelah memilkI sepeda motor ingin memiliki mobil,

Bahkan manusia yang tidak pernah merasa puas dengan harta benda, terkadang mementingkan kepentingan sendiri tanpa menghiraukan orang lain. lerkadang manusia mernjadi gelap mata dan mengnalalkan segala cara, sehingga tanpa pikir panjang manusia tega melakukan pencurian, perampokan, dan Korupsi.

Oleh karena itu, kita sebagai makhluk ekonomi yang bermoral, dalam memenuhi kebutuhan hidup harus bisa memisahkan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta selalu berpegang teguh pada norma-norma yang berlaku, baik norma huKum, norma agama, maupun norma adat dan bertindak secara rasional sehingga dapat tercapai kesejahteraan.

Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia bertindak sebagai makhluk Sosial (homosocius). Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan orang lain. Manusia tidak mampu memenuhi kebutuhan tanpa melakukan interaksi dengan orang lain. Interaksi manusia dengan manusia lain menunjukkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu hidup bersama dan tidak dapat hidup sendiri dalam memenuhi kebutuhan.

Tindakan manusia melakukan interaksi dengan manusia lain misalnya:
  1. Untuk memperoleh beras dengan cara membeli dari pedagang di pasar karena secara individu tidak mampu menghasilkan beras itu 
  2. Untuk memperoleh baju kita menjahitkan atau membeli di pasar atau swalayan
Pras Pratama Tv maven. Hardcore analyst. Pop culture scholar. Writer. Zombieaholic. Prone to fits of apathy. Problem solver. Food lover. Gamer. Music expert.

Belum ada Komentar untuk "Peranan Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan dan Faktor Kelangkaan Ekonomi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel