Pengertian Tindakan, Motif, Hukum dan Politik Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya. Tindakan ekonomi disebut juga kegiatan ekonomi. Tujuan tindakan ekonomi untuk mengendalikan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan. 


Macam-macam Tindakan/Kegiatan Ekonomi

Menurut pelakunya, kegiatan ekonomi dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu:
  • Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga keluarga. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan oleh rumah tangganya sendiri. Contohnya menanak nasi, menggoreng daging ayam, menabung, membayar sewa rumah, dan lain-lain.
  • Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga perusahaan atau badan usaha.
  • Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah. Contohnya pemberian bantuan atau subsidi, pemberian gaji pegawai, dan lain-lain.

Menurut kegiatannya, tindakan ekonomi dikelompokkan menjadi 2 (dua), yaitu:
  • Kegiatan produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai dari barang atau jasa.
  • Kegiatan distribusi adalah menyalurkan, artinya kegiatan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
  • Kegiatan konsumsi adalah memakai atau menggunakan, artinya kegiatan menggunakan atau menghabiskan barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan.

Di samping itu kegiatan/tindakan ekonomi dikelompokkan menjadi 2 (dua), yaitu
  • Tindakan ekonomi rasional, yaitu tindakan yang dilandasi oleh pilihan yang baik dan paling menguntungkan. Contoh: Anton membeli pakaian séragam yang sudah jadi, karena harganya lebih murah dibandingkan dengan membuat sendiri. kenyataannya tidak. Contoh: Andi selalu membeli makanan di warung dengan alasan lebih hemat.
  • Tindakan ekonomi irasional, yaitu tindakan menurut pikiran menguntungkan kenyataannya tidak Contoh: dihitung dengan memasak sendiri uang yang dikeluarkan lebih mahal (boros)

Motif Ekonomi

Motif berasal dari bahasa Inggris yaitu "motive" yang berarti "dorongan". Motif ekonomi adalah sebab-sebab atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi atau tindakan ekonomi. Misalnya:
  • Seorang siswa belajar giat karena ingin pandai.
  • Seorang pesenam giat dan rajin latihan karena ingin menjadi juara

Macam-macam Motif Ekonomi

Motif ekonomi dapat dibedakan menjadi 5 (lima), yaitu

a) Motif memenuhi kebutuhan sendiri.
Contoh: Pak Pardi bekerja dan berusaha, karena didorong untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum untuk kelangsungan hidup.

b) Motif ingin menolong sesama (sosial).
Contoh: Pak Ali termasuk orang kaya. Kekayaan yang ia miliki sebagian disumbangkan kepada fakir miskin dan orang yang membutuhkan

c) Motif memperoleh penghargaan.
Contoh: harta kekayaan merupakan bagian dari kehidupan, sehingga orang bekerja giat dengan tujuan agar dapat memiliki kekayaan melebihi orang di sekitar tempat tinggalnya, sebab dengan hata mereka akan lebih terpandang sehingga lebih dihormati dan disegani.

d) Motif memperoleh kekuasaan
Contoh: Seorang mebeler dari bahan kayu selalu berusaha untuk meningkatkan mutu hasil produksinya, di samping itu ia juga berusaha menciptakan mebel dengan kreasi-kreasi baru, menambah jumlah hasil produksinya dan membuka cabang di mana-mana dengan harapan mebel produksinya bisa terkenal sehingga menguasai pasar

e) Motif mencari laba.
Contoh: Seorang pedagang mengemas barang dagangannya dengan bagus, menata dengan rapi, dan menawarkan dengan wajah yang penuh persahabatan dengan harapan banyak orang yang tertarik untuk membeli, sebab semakin banyak barang yang laku terjual akan semakin banyak pula keuntungan yang didapat.

Hukum Ekonomi

Beberapa pengertian dari hukum ekonomi sebagai berikut:
  1. Aturan yang menentukan kelancaran seluruh kegiatan ekonomi
  2. Ketentuan-ketentuan yang menerangkan hubungan antara dua peristiwa atau gejala ekonomi atau lebih yang saling berkaitan.
  3. Ketentuan yang menerangkan hubungan antara gejala-gejala ekonomi.

Politik Ekonomi

Politik ekonomi disebut juga kebijaksanaan ekonomi, artinya cara dan tindakan yang diambil pemerintah untuk memperbaiki keadaan ekonomi suatu negara demi kemakmuran rakyat Pemerintah negara kita selalu berusaha agar kegiatan ekonomi negara kita dapat menciptakan kesejahteraan yang sebesar-besarnya bagi rakyat sesuai amanat UUD 1945.

Contoh politik atau kebijaksanaan ekonomi yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah:
  1. Politik proteksionisme, yaitu dengan membuat peraturan pembatasan impor agar produksi dalam negeri dapat bersaing manghapus biaya ekspor.
  2. Deregulasi, yaitu peraturan, pelarangan, dan pembatasan, misalnya mengurangi dan
  3. Penetapan Upah Minimum Regional (UMR)

Pras Pratama Tv maven. Hardcore analyst. Pop culture scholar. Writer. Zombieaholic. Prone to fits of apathy. Problem solver. Food lover. Gamer. Music expert.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Tindakan, Motif, Hukum dan Politik Ekonomi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel