Pengertian Produksi Barang atau Jasa dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Pengertian produksi mengandung dua unsur yaitu menghasilkan barang atau jasa, dan menambah nilai guna suatu barang atau jasa.

Terdapat dua pengertian Produksi, antara lain adalah :

  1. Produksi adalah kegiatan menghasilkan suatu barang/jasa.
  2. Produksi adalah kegiatan menambah nilai guna barang/jasa

Menghasilkan/Membuat Barang atau Jasa

Produsen dalam menghasilkan barang harus dapat mengombinasikan faktor-faktor produksi yang ada untuk dapat menghasilkan barang.

Contoh:
  • Produksi barang: memproduksi meja, kursi, baju, sepatu, mobil, handphone, dan lain lain
  • Produksi jasa jasa perbankan, transportasi, perhotelan, pendidikan, dan lain-lain.

Menghasilkan/Membuat Barang atau Jasa

Produsen untuk menambah nilai guna barang dengan melakukan perubahan-perudanan terhadap barang dan jasa agar lebih berguna. Nilai guna suatu barang akan bertambah bila barang tersebut diolah lagi dan menghasilkan barang lain. Setiap barang memiliki nilar guna (utilitas) yang berbeda.

Macam-macam nilai guna barang yaitu:

Nilai guna bentuk (form utility), yaitu suatu barang akan memiliki nilai guna apabila telah mengalami perubahan bentuk
Contoh:
  • Kacang kedelai akan memiliki nilai guna lebih tinggi, setelah diubah/diolah menjadi tahu atau tempe.
  • Kayu, diolah menjadi meja, kursi, lemari, dan lain-lain.

Nilai guna tempat (place utility), yaitu nilai guna suatu barang akan lebih tinggi karena telah terjadi perubahan tempat.
Contoh: pasir akan bertambah nilai gunanya, apabila dibawa ke toko dan lain-lain.

Nilai guna waktu (time utility), yaitu nilai guna suatu barang akan bertambah apabila digunakan pada saat yang tepat waktunya.Contoh:
  • Jaket digunakan pada saat kedinginan.
  • Jas hujan/payung kita gunakan pada saat hujan.

Nilai guna kepemilikan (ownership utility), yaitu nilai guna suatu barang akan bertambah apabila barang tersebut telah berpindah kepemillkannya.
Contoh: sepatu di toko akan berguna setelah dibeli.


Nilai guna layanan (service utlity), bila memberi jasa.
Contoh: TV berguna bila ada siaran.

Orang atau perusahaan yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Unuk melakukan produksi seorang produsen harus ingat tentang 3 (tiga) hal, yaitu:
  1. What, barang-barang apa saja yang akan dihasilkan dan bahan-bahannya apa saja.
  2. How, bagaimanamemilih faktor-faktor produksi untuk memproduksi barang, terkait tenaga kerja, modal, dan bahan baku, dengan tujuan memproduksi barang/jasa yang berkualitas dan harga jual yang murah
  3. Whom, kepada siapa barang tersebut didistribusikan. Untuk itu seorang produsen perlu mengadakan promosi agar barang hasil produksi dikenal dan disukai masyarakat.

Faktor-Faktor Produksi

Kegiatan produksi yang dilakukan oleh produsen tidak dapat terwujud tanpa adanya faktor-faktor produksi yang dipergunakan dalam kegiatan produksi.

Ada 4 (empat) faktor produksi, yaitu:
  1. Faktor produksi alam
  2. Faktor produksi tenaga kerja
  3. Faktor produksi modal
  4. Faktor produksi kewirausahaan

Berikut penjelasannya lebih detailnya :

Faktor Produksi Alam

Faktor produksi alam adalah faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi.

Faktor produksi alam dapat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:

1. Faktor produksi alam yang dapat diperbarui.
Faktor produksi alam yang dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang tidak akan habis karena dapat berkembang biak dan dapat dibudidayakan/diproduksi kembali.
Contoh:
  • Tanah, dapat digunakan untuk lahan pertanian, perkebunan, peternakan, pabrik dan lain-lain.
  • Hutan, dapat menghasilkan bahan mentah kayu
  • Air, dapat digunakan untuk pengairan atau bahan baku lainnya

2. Faktor produksi alam yang tidak dapat diperbarui.
Faktor produksi alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang akan habis dan tidak dapat diusahakan atau dikembangkan kembali. Contoh: semua jenis barang tambang seperti minyak bumi, batu bara, emas, timah, bijih besi, tembaga, dan lain-lain. 

Faktor Produksi Tenaga Kerja

Faktor produksi tenaga kerja adalah segala sesuatu yang dimiliki baik tenaga maupun pikiran manusia yang dapat dimanfaatkan dalam usaha memenuhi kebutuhan. Sumber daya manusia dapat dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu:
  1. Tenaga kerja terdidik (skilled labour) adalah tenaga kerja yang telah melalui jenjang pendidikan tertentu. Contoh: dokter, insinyur, arsitek, guru, apoteker, pengacara, dan lain-lain.
  2. Tenaga kerja terlatih (trained labour) adalah tenaga kerja yang telah melakukan latihan kerja tertentu. Contoh: sopir, montir, tukang kayu, penjahit, rias pengantin, dan lain lain.
  3. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (unskilled and untrained labour) adalah tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan tertentu terle bih dahulu. Tenaga kerja ini tergolong tenaga kerja kasar. Contoh: kuli, pemulung, pembantu rumah tangga, tukang parkir, tukang becak, dan lain-lain.
Pras Pratama Tv maven. Hardcore analyst. Pop culture scholar. Writer. Zombieaholic. Prone to fits of apathy. Problem solver. Food lover. Gamer. Music expert.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Produksi Barang atau Jasa dan Faktor Yang Mempengaruhinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel